Definisi Sistem Ekonomi Pasar (Kapitalis/Liberal) Dan Cirinya

Posted on
Rate this post

Sistem Ekonomi Pasar (Kapitalis/Liberal) Dan Cirinya


Jika sistem ekonomi komando dikendalikan oleh pemerintah, maka lain dengan sistem ekonomi pasar yang menyerahkan jawaban permasalahan ekonomi seluruhnya kepada pasar. Dalam sistem ekonomi pasar, sistem harga, pasar dan laba sangat menentukan jawaban terhadap pertanyaan apa, bagaimana dan untuk siapa. Orang yang ingin mendapatkan laba haruslah menguasai pasar (jika bisa 100%) dengan mengandalkan teknologi yang maju dan harga yang tinggi.

Prinsip yang mendasari sistem ini yaitu kebebasan individu kebebasan berusaha, kebebasan memilih, kebebasan berinisiatif, kebebasan memiliki dan sebagainya. Sistem ekonomi mi dibentuk oleh kekuatan yang ada di pasar, yaitu kekuatan permintaan dan penawaran. Dengan demikian, sistem ekonomi liberal dapat diartikan sebagai suatu sistem ekonomi yang berorientasi pada pasar. Pada system tersebut, kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada pihak swasta (masyarakat) dan pemerintah (penguasa) tidak ikut campur secara langsung dalam bidang ekonomi.



Seperti disebutkan di atas, bahwa pada kenyataannya tidak satu pun negara di dunia mi yang menerapkan sistem ekonomi liberal secara murni. Misalnya saja, Amerika Serikat yang dikenal sebagai
negara liberal, dalam praktik masih ada campur tangan pemerintah dalam masalah ekonomi. Negara-negara penganut sistem ekonomi liberal adalah Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Jerman, Jepang dan Itali.

Sistem ekonomi liberal memiliki beberapa ciri utama sebagai berikut.
  1. Kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan dan dilaksanakan oleh swasta/masyarakat.
  2. Kebebasan masyarakat untuk memiliki alat-alat produksi dan berusaha diakui.
  3. Hak milik perorangan diakui.
  4. Keikutsertaan pemerintah dalam bidang ekonomi dilakukan tidak secara Iangsung dan hanya terbatas pada pembuatan peraturan dan kebijakan ekonomi.
  5. Kebebasan masyarakat untuk berinovasi dan berimprovisasi diakui dan dihormati.
  6. Kegiatan yang dilaksanakan bersifat profit oriented.
 Sumber Pustaka: Yudhistira