Macam-Macam Benda Pemuas Kebutuhan Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi

Posted on
Rate this post

Macam-Macam Benda Pemuas Kebutuhan Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi


Keragaman kebutuhan manusia diimbangi dengan keragaman benda pemuas kebutuhan. Keragaman benda pemuas kebutuhan mi lebih lanjut dapat kita kiasifikasikan sebagai berikut:

Benda Pemuas Kebutuhan Menurut Cara Memperoleh

Kita membedakan benda pemuas kebutuhan berdasarkan kadar pengorbanan yang kita keluarkan.

  • Benda ekonomi
Benda ekonomi adalah benda pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Jadi, diperlukan pengorbanan untuk memperolehya. Benda ekonomi ini umumnya berupa barang-barang sebagai alat pemuas kebutuhan primer dan sekunder.



  • Benda bebas
Benda bebas adalah benda pemuas kebutuhan yang diberikan oleh alam dalam jumlah yang sangat banyak, sehingga untuk memperolehnya tidak diperlukan pengorbanan. Contoh benda bebas mi adalah udara, sinar matahari dan air. Namun perlu kita ingat, adakalanya benda bebas ini berubah status menjadi benda ekonomi. Misalnya, kalau kim tinggal di daerah yang memiliki sumber air yang baik dan jernih, maka air tersebut merupakan benda bebas. Akan tetapi, air bersih di kota umumnya diperoleh melalui jasa Perusahaan Air Minum (PAM) atau tukang air keliling. Dalam hal ini dikatakan bahwa air telah berubah menjadi benda ekonomi.

Benda Pemuas Kebutuhan Menurut Kegunaan

Di sini, kita memilah benda pemuas kebutuhan menurut bagaimana cara kita menggunakan atau memakainya: Dalam hal mi, benda pemuas kebutuhan dapat dikiasifikasikan menjadi:

  • Benda konsumsi
Benda konsumsi merupakan benda yang dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan, misalnya buah-biahan, baju, roti, sepatu, dan jam tangan. Oleh karena bisa langsung dirasakan manfaatnya, benda konsumsi ini disebut juga sebagai benda siap pakai.

  • Benda produksi
Benda produksi merupakan benda yang digunakan dalam proses produksi. Benda mi disebut juga barang modal. Artinya benda mi digunakan untuk memproduksi benda lain. Contoh benda produksi adalah mesin.

Benda Pemuas Kebutuhan Menurut Proses Pembuatan

Di sini kita membedakan benda pem&ias kebutuhan berdasarkan bagaimanakah keadaan benda yang bersangkutan dalam proses produksi.

  • Bahan mentah
Bahan mentah adalah barang yang belum diolah atau belum mengalami proses produksi. Dapat dikatakan, bahan mentah merupakan bahan dasar dan suatu benda pemuas kebutuhan nantinya. Bahan mentah ini, dapat berupa hasil hutan (rotan, kayu, Gambar 1.10 Pembua damar), hasil pertanian (padi dan palawija), hasil (roti) dan barang produk perkebunan (kopi, teh, tembakau), serta dapat pula berupa barang tambang (minyak, batu bara, timah, nikel).

  • Barang setengah jadi
Barang setengah jadi adalah barang yang sudah diproses tetapi belum merupakan barang siap pakai. Barang setengah jadi mi berasal dan bahan mentah yang diproses sampai ke tingkat tertentu. Misalnya: benang untuk industri tekstil, semen untuk produksi tegel, kopra untuk indusri minyak goreng, kulit untuk industri sepatu dan tas.

  • Barang jadi
Barang jadi adalah barang olahan produksi yang siap dipakai untuk memenuhi kebutuhan. Misalnya: sepatu, kemeja, buah-buahan dalam kaleng, dan sebagainya.

Benda Pemuas Kebutuhan Menurut Hubungan dengan Benda Lain

Di sini kita membedakan benda pemuas kebutuhan berdasarkan bagaim nanakah peranan suatu benda terhadap benda lainnya.

  • Benda komplementer
Benda komplementer merupakan benda pemuas kebutuhan yang berdaya guna atau dirasakan. Manfaatnya jika dipakai bersama dengan benda pemuas kebutuhan yang lain. Atau, jika dipakai bersama-sama dengan benda lain, benda pemuas kebutuhan yang bersangkutan akan memberikan manfaat yang lebih besar. Minyak tanah, misalnya akan kita rasakan kegunaannya bila dipakai bersama dengan kompor. Demikian pula, tinta dengan pena, kopi dengan gula, bensin dengan kendaraan, dan lain-lain.

  • Benda substitusi
Benda substitusi merupakan benda pemuas kebutuhan yang saling mengganti. Maksudnya, pemakaian suatu benda pemuas kebutuhan dapat mengg antikan pemakaian benda pemuas kebutuhan lainnya. Misalnya: beras dapat diganti dengan jagung, mentega dengan margarine, jasa bis dengan jasa kereta api.

Sumber Pustaka: Erlangga