Konsep Kronologi Dalam Sejarah

Posted on
Rate this post

Konsep Kronologi Dalam Sejarah


Dalam mempelajari peristiwa-peristiwa bersejarah akan selalu terkait dengan waktu (time). Pengertian waktu dalam hal ini haruslah dianggap sebagai sesuatu yang terus bergerak dan masa sebelumnya ke masa-masa berikutnya serta melahirkan peristiwa-peristiwa baru yang saling terkait sehingga perjalanan sejarah tidak akan pernah berhenti (stagnan).

Dalam perjalanan waktu tersebut, ilmu sejarah mengenal adanya konsep perubahan (change). Perkembangan kehidupan sejak adanya manusia sampai sekarang, mulal dan taraf kehidupan yang sederhana sampai kepada taraf kehidupan yang komplek, ada yang berlangsung dengan lambat, ada pula yang berlangsung dengan cepat. Apabila perubahan tersebut berlangsung dengan lambat disebut evolusi. Bila perubahan tersebut berlarigsung dengan cepat dan mendasar disebut dengan revolusi.

Kronologi Berarti Sesuai Dengan Urutan Waktu

Peristiwa sejarah akan selalu berlangsung sesuai dengan urutan waktu sehingga peristiwa-peristiwa sejarah tidak terjadi secara melompat-lompat urutan waktunya, atau bahkan berbalik urutan waktunya (anakronis). Oleh karena itulah, dalam mempelajari sejarah agar kita mend apatkan pemahaman yang balk harus memperhatikan urutanu rutan kejadiannya atau kronologinya.



Pemahaman sejarah yang bersifat anakronis akan menimbulkan kerancuan bahkan akan membuat pemahaman yang keliru tentang sejarah. Peristiwa peristiwa sejarah yang diceritakan dan disusun berdasarkan urutan kejadian tanpa memberi penjelasan tentang hubungan sebab akibat antara peristiwa tersebut disebut kronik.

Periodisasi

Periodisasi adalah pembagian atau pembabakan peristiwa-peristiwa masa lampau yang sangat parijang menjadi beberapa zaman. Dalam kenyataan sejarah yang sebenarnya, tidak dikenal adanya periodisasi sejarah. Karena pada hakikatnya peristiwa-peristiwa sejarah saling berkesinambungan satu dengan yang lairrnya dan tidak terputus dalam satu suatu periodisasi.

Penyusunan periodisasi dalam penulisan sejarah bertujuan untuk mempermudah dalam mempelajari sejarah. Dalam menyusun periode-periode sejarah tersebut harus disusun secara kronologis. Peristiwa-peristiwa sejarah tersebut harus dikelompokan dan disusun berdasarkan urutan waktu kejadiannya.

Sumber Pustaka: Yudhistira