Pengertian Harga Pokok Dalam Ekonomi

Diposting pada
Pengertian Harga Pokok Dalam Ekonomi
Rate this post

Pengertian Harga Pokok

Pada bab 2 telah dijelaskan sebelum melakukan transaksi produsen selalu memberikan suatu harga jual untuk jumlah tertentu barang atau jasa yang ditawarkannya. Harga tersebut sebenarnya merupakan penjumlahan antara keuntungan yang diinginkan produsen dengan harga pokok dan barang atau jasa yang ditawarkannya. jasa keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk menciptakan atau mendapatkan suatu barang atau jasa. Adapun yang termasuk dalam biaya adalah harga beli bahan baku atau bahan setengah jadi dan segenap ongkos-ongkos yang harus dikeluarkan untuk menjamin barang/jasa sampai ke tangan pembeli.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa produsen dalam setiap kegiatannya selalu dipengaruhi oleh harga pokok. Hal itu dapat dilihat dan peranan harga pokok dalam seluruh kegiatan usaha produsen atau penjual.

Sebagai Dasar dalam Menetapkan Harga Jual

Peranan harga pokok dalam pembentukan harga jual sebenarnya sudah terlihat dan pengertiannya. Dikatakan demikian karena yang menjadi dasar produsen dalam menghitung besarnya harga jual barang atau jasa adalah jumlah biaya yang dikeluarkannya dalam memproduksi barang atau jasa tersebut.

Sebagai Dasar dalam Menghitung Laba Rugi Usaha

Setiap usaha yang dilakukan oleh produsen bertujuan mendapat keuntungan dan selalu berusaha untuk tidak mengalami lerugian. Untuk mengetahui suatu usaha apakah mendapatkan keuntungan atau mengalami kerugian dapat dilihat dan nilai pendapatan yang diperolehnya. Apabila nilai pendapatan suatu usaha lebih kecil dan harga pokoknya, maka kegiatan usaha tersebut dikatakan mengalami kerugian. Sebaliknya, suatu usaha mendapatkan keuntungan apabila nilai pendapatannya lebih besar dan harga pokok. Dan uraian tadi dapat dilihat peranan harga pokok sebagai dasar dalam menghitung aba rugi suatu usaha.

Sebagai Landasan dalam Menilai Efisien Tidaknya Kegiatan Produksi yang Telah Dilakukan

Suatu usaha dikategorikan efisien apabila biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa (harga pokok) lebih kecil bila dibandingkan dengan keuntungan yang didapatkan dan menjual barang/jasa tersebut. Semakin kecil biaya yang dikeluarkan semakin efisien usaha tersebut dan sebaliknya, semakin besar biaya yang dikeluarkan semakin tidak efisien pula usaha tersebut.

Sebagai Landasan untuk Menilai Kelangsungan Usaha

Selain peranan di atas, harga pokok dapat digunakan sebagai landasan penilaian masih Iayak atau tidaknya suatu usaha untuk diteruskan. Dalam hal ml suatu usaha dikatakan layak diteruskan jika pendapatan yang dihasilkan masih lebih besar dan harga pokok (menguntungkan), tetapi jika sudah tidak menguntungkan lagi berarti usaha tersebut tidak layak lagi untuk diteruskan. OIeh karena itu, dalam melakukan perhitungan harga pokok harus dilakukan secermat mungkin karena hasilnya sangat menentukan kelangsungan suatu kegiatan usaha. 
Sumber Pustaka: Yudhistira